Senin, Juni 01, 2009

GM Siap Daftarkan Kebangkrutan

Nurul Qomariyah - detikFinance


Foto: Reuters

Detroit - General Motors Corp (GM) akan mendaftarkan kebangkrutan pada Senin (1/6/2009) waktu setempat. Rencana pendaftaran chapter 11 itu sudah dikonfirmasi oleh pejabat pemerintah AS.

GM dijadwalkan akan mendaftarkan kebangkrutan di Pengadilan Federal Manhattan, beberapa saat sebelum pasar saham Wall Street dibuka pukul 09.30 waktu setempat. Demikian sumber-sumber yang dikutip Reuters.

Presiden Barack Obama dijadwalkan akan memberikan keterangan pers pada Senin pukul 12.30 waktu setempat. Pemerintah AS memang terus menekankan proses kebangkrutan yang cepat dan siap menyediakan US$ 30 miliar untuk merestrukturisasi GM sehingga raksasa otomotif AS itu bisa berkompetisi lagi dengan pesaingnya dari Asia.

Kebangkrutan GM sekaligus akan menjadi ujian bagi pemerintahan Obama yang mendapatkan warisan kemelut resesi ekonomi. Pemerintahan Obama akan mendapatkan tantangan dengan bertambahnya pengangguran akibat bangkrutnya GM. Saat ini GM tercatat memiliki 92.000 karyawan di AS dan secara tidak langsung bertanggung jawab atas nasih 500.000 pensiunan.

Dengan mengambilalih 60% saham dari GM yang sudah direorganisasi, pemerintahan Obama memang harus 'berjudi' apakah GM betul-betul nantinya bisa bersaing dengan rival utamanya yakni Toyota. Raksasa otomotif Jepang itu sebelumnya baru saja mengambil tahta penjualan terbesar mobil di seluruh dunia.

Pemerintah Kanada dan Ontario juga sepakat untuk menyediakan tambahan dana US$ 5,9 miliar untuk penyelesaian kebangkrutan.

Di bawah rencana restrukturisasi akan dilakukan proses penjualan yang cepat melalui pengadilan niaga. Dengan demikian terwujud GM yang lebih kecil dalam kurun waktu 60-90 hari. United Auto Workers (UAW) akan mendapatkan 17,5% saham dari 'New GM', pemerintah Kanada memiliki 12%, pemegang obligasi sebesar 10% dan sisanya milik pemerintah AS.

Berikut ini kisah perjalanan GM hingga 'akhir hayatnya' seperti dikutip dari AFP:

Januari 2008: Toyota hampir mengambil alih posisi pasar nomor satu GM sebagai produsen otomotif terbesar dunia. GM telah memegang posisi tertinggi itu sejak tahun 1931. GM berhasil menjual 9.369 juta kendaraan pada tahun 2007, sementara Toyota berhasil menjual 9.366 juta kendaraan.

Februari 2008: GM membukukan kerugian hingga US$ 38,7 miliar pada tahun 2007 dan berniat memangkas 74.000 karyawannya di AS.

Maret 2008: Aksi pemogokan selama 2 bulan dilakukan di pemasok kunci, American Axle. GM dipaksa menutup pabriknya dan menderita kerugian hingga US$ 1,8 miliar.

April 2008: GM memangkas produksi truk dan SUV hingga 140.000 unit akibat buruknya penjualan.

Juli 2008: GM mengumumkan rencana pemangkasan pejabatnya hingga 20%, memangkas produksi truk ganda menjadi 300.000 unit dan meningkatkan likuiditasnya hingga US$ 15 miliar melalui operasi internal, penjualan aset dan pasar modal.

Agustus 2008: GM melaporkan kerugian kuartal II-2008 sebesar US$ 15,5 miliar.

September 2008: Ulang Tahun GM ke-100

Oktober 2008: Kabar mencuat soal merger GM dan Chrysler seiring anjloknya penjualan otomotif di AS dan resesi yang makin dalam.

November 2008:
  • GM mengumumkan penjualannya anjlok hingga 45%
  • Pejabat GM, Chrysler dan Ford melakukan hearing dengan Washington untuk meminta bailout.
  • Rencana merger GM-Chrysler bubar.

Desember 2008:
  • GM mengumumkan rencana PHK hingga 31.000 karyawan lagi hingga 2012 dan menghentikan sementara 3 pabriknya
  • Gedung Putih menawarkan dana darurat US$ 13,3 miliar kepada GM dan Chrysler
  • Pemerintah Kanada menawarkan bantuan US$ 3,3 miliar kepada GM dan Chrysler.

Januari 2009:
  • Toyota mengklaim telah mengalahkan GM setelah menjual 8,97 juta kendaraan pada tahun 2008. Sementara GM hanya bisa menjual 8,35 juta kendaraan.
  • Data industri menunjukkan penjualan otomotif AS tahun 2008 anjlok 18%, penjualan GM merosot 23%.

Februari 2009:
  • GM dan Chrysler memberikan presentasi seputar rencana restrukturisasinya di depan pemerintah AS. GM meminta tambahan pinjaman US$ 16,6 miliar dan akan mengurangi 47.000 karyawannya di seluruh dunia.
  • GM mengajukan pinjaman US$ 6 miliar ke pemerintah Kanada
  • GM melaporkan kerugian US$ 31 miliar di tahun 2008. Sehingga total kerugian GM sejak tahun 2005 mencapai US$ 86 miliar.
  • GM melepas Saab setelah pemerintah Swedia menolak memberikan bailout ke anak usahanya yang bermasalah itu.

Maret 2009:
  • Auditor GM mengungkapkan 'perdebatan substansial' tentang kemampuannya untuk tetap mengambangkan laporan keuangan GM.
  • Rick Wagoner mengundurkan diri sebagai CEO GM.

April 2009:
  • GM memperdalam rencana restrukturisasi dengan menambah lagi jumlah PHK karyawan, mengeliminasi Pontiac dan Saturn, memangkas jaringan dealer hingga 42% pada 2010.
  • GM berupaya mengalihkan US$ 27 miliar utangnya menjadi 10% saham biasa.
  • 13 pabrik GM idle untuk beberapa pekan
  • Memulai penjualan di Opel.

Mei 2009:
  • GM menderita kerugian US$ 5,9 miliar dan produksi berkurang hingga 40%.
  • Menerima utangan US$ 4 miliar dari pemerintah, sehingga total utangan mencapai US$ 19,4 miliar.
  • Kreditor yang memegang 54% obligasi GM menyetujui rencana restrukturisasi yang diajukan Depkeu AS.
(qom/ir)


Tidak ada komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com