Selasa, Agustus 26, 2008

Kuasai Puncak, Persih Kalah

Selasa, 26 Agustus 2008
ImagePEKANBARU (RP) - PSPS Pekanbaru memenuhi ambisinya dengan meraih tiga angka penuh saat mengalahkan tuan rumah Persiraja Banda Aceh 1-0 dalam lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia 2008 di Stadion H Demurthala Lampeuneung, Banda Aceh, Senin (25/8) kemarin. Gol tunggal M Zyharul Azhar menit ke-89, membuat Askar Bertuah kembali memimpin klasemen sementara dengan nilai 10.

Hasil sebaliknya diraih Persih Inhil. Di kandang PSAP Sigli, tim asuhan Danandjaya ini kalah 1-2. Kekalahan yang membuat posisi Persih rawan ke jurang degradasi.

Masuk menggantikan Imam Faisal di menit ke-55, menjadi kesempatan emas bagi Zyahrul untuk menunjukkan kualitas terbaiknya. Gelandang kanan PSPS ini berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik di menit ke-89 lewat tendangan kerasnya dari sebelah kiri pertahanan Persiraja.

Askar Bertuah benar-benar tampil maksimal meski berada di bawah tekanan supporter tuan rumah di Seharusnya, PSPS unggul 0-2, jika heading April Hadi tidak melenceng dari mulut gawang anak-anak asuh Hery Kiswanto.

Kemenangan ketiga dari lima laga yang dilakoninya tersebut cukup memuaskan. Setakad ini, PSPS mengumpulkan 11 poin dari tiga kali menang dan dua kali seri, dan mengkudeta PSSB Bieruen yang sebelumnya memimpin klasemen.

Pelatih PSPS, Abdul Rahman Gurning, cukup puas atas kemenangan tersebut. Pasalnya, mantan pelatih yang mengantarkan Persitara Jakarta Utara lolos ke Liga Super tersebut hanya menargetkan satu poin di kandang Persiraja. Hasilnya, Agus dkk malah tampil prima dan memberikan hasil terbaik alias melebihi target.‘’Anak-anak cukup disiplin dan menjalankan semua intruksi kita dengan benar. Hasilnya, kita menang dan berhasil melebihi target awal dari satu menjadi tiga poin,’’ ujar Gurning saat dihubungi Riau Pos malam tadi.

Merasa Dikerjai Wasit

Sementara itu, buyar harapan Persih untuk mencuri poin di kandang PSAP Sigli. Persih merasa dirugikan wasit karena gol yang dicetak Bako Sadisou menit ke-80 dianulir wasit. Akibatnya Persih harus menelan kekalahan dengan skor 2-1. Gol semata wayang yang dicetak Harimau Rawa ini lahir dari pemain supersub, Doni Saferi. Hadirnya Bako di lini depan Persih membuat daya dobrak tim ini bertambah.

Manager Persih Drs Rudiansyah MSi, menyebut anak asuhnya sudah mampu memperlihatkan permainan yang sangat menarik. “Kita dikerjai wasit, karena jelas Bako tidak berada dalam posisi off-side. Gol tersebut
semestinya sah,” katanya kepada Riau Pos.

Namun demikian, Persih tidak mengajukan surat protes resmi ke PSSI terkait dengan hasil pertandingan itu. Rudiansyah menyebut anak asuhnya cukup terpukul atas gol yang dianulir itu. Sehingga membuat daya
juang sedikit menurun.

“Kita jelas kecewa dengan hasil ini, karena sudah jelas pemain kita tidak off-side. Hal itu cukup membuat anak-anak down, karena memang sah. Jika ada tayangan ulang akan dapat dilihat secara baik bagaimana lahirnya gol itu,” ucap pelatih Persih, Danandjaya.(fed/yon)

Tidak ada komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com