Kamis, September 18, 2008

Puluhan Ribu Anak Jadi Buruh di Malaysia


Liputan6.com, Jakarta: Temuan baru Komisi Nasional Perlindungan Anak menyebutkan, 72 ribu anak Indonesia bekerja sebagai buruh ilegal di Sabah, Malaysia. Mereka ditempatkan di sekitar 100 perkebunan sawit dengan kondisi memprihatinkan. Tanpa air, listrik, layanan transportasi, apalagi pendidikan. Bahkan, mereka sering menjadi korban kekerasan orangtua dan mandor.

Penyebabnya tak lain adalah lingkaran setan kemiskinan yang memenjarakan anak-anak. Banyak dari mereka yang dibawa orangtua merantau. Sebagian lainnya dilahirkan di tengah perkebunan, tanpa status dan kewarganegaraan yang jelas. Diduga, baik pemerintah setempat maupun perwakilan Indonesia di Malaysia tahu benar akan praktik semacam ini, tapi tak mampu berbuat banyak.(ADO/Nova Rini dan Eko Purwanto)

Tidak ada komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com