Selasa, Desember 02, 2008

Nilai Ekspor RI Turun Tajam

JAKARTA--Penurunan kinerja ekspor mulai terkonfirmasi pada Oktober. Nilai ekspor pada bulan itu mencapai 10,81 miliar dolar AS atau menurun 11,61 persen dibanding September 2008. Jika dibanding Oktober 2007, hanya bertumbuh 4,92 persen.

Kinerja ekspor non migas juga cenderung lesu. Pada Oktober lalu nilainya mencapai 9,00 miliar dolar AS atau turun 8,10 persen dibanding September. Jika dibanding tahun lalu, meningkat 8,22 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)
Rusman Heriawan mengatakan penurunan ini tidak mengejutkan karena sudah diprediksi sejumlah ekonom bahkan pemerintah.

Kemudian volume ekspor karet turun 15 persen dan nilainya amblas 22,4 persen. Lalu, volume ekspor tembaga turun 9 persen dan nilainya anjlok 12 persen. Volume ekspor besi baja turun 39 persen dan nilainya turjn 42 persen. Jepang masih menjadi tujuan utama ekspor dengan nilai 1,38 miliar dolar AS. Kemudian Amerika Serikat 992,7 juta dolar AS dan Singapura 797,8 juta dolar AS. Sementara ekspor ke Uni Eropa mencapai 1,34 miliar. ‘’Ekspor ke Jepang masih stabil. Tapi November-Desember kelihatan menurun. Yang paling terasa adalah AS dan Cina,’’ katanya.

Nilai ekspor selama Januari-Oktober mencapai 118,43 miliar dolar AS atau meningkat 26,92 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan nilai impor selama Januari hingga Oktober mencapai 112,17 miliar dolar AS.’’Jadi hanya ada surplus 6,26 miliar dolar AS,’’ ujar Rusman. Nilai impor pada Oktober mencapai 10,61 miliar dolar AS atau menurun 5,30 persen dibanding September.(sof/jpnn)

Tidak ada komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com